Njomplang

Adik sholih dan sholihah, yang baik hatinya. Lihatlah, di usia senjanya mereka masih susah payah mencari nafkah halal berharap barokah. Sedangkan anak-anaknya gegap gempita karena banyak gaya. Benarlah memang, rezeki Allah takkan pernah cukup untuk memenuhi gaya hidup. Maka adik manis, jika belum mampu membalas segala jasa orang tua, ringankanlah perjuangan mereka dengan tidak menuntutnya memenuhi keinginanmu untuk bergaya.

Kamu tahu apa yang membuat hidup tertekan? Ya karena kebanyakan gaya, karena tidak mengukur baju di badan. Kasarnya, tak tahu diri! Jadi njomplang!

Hidup terasa berat bukan karena ujian yang Allah berikan, karena ujian dari Allah sudah sesuai kadar kemampuan manusia. Beratnya kehidupan karena ulah tangan perbuatan manusia itu sendiri. Bagaimana tidak berat? Jika lalai terhadap sholat, gemar maksiat. Ada juga yang sholat terus, tapi maksiat juga gak ketinggalan. Selain itu, hal lain yang menjadikan kehidupan terasa berat adalah karena lebih sering mengeluh daripada bersyukur, lebih sering menggerutu daripada bertafakur. Maka jangan heran jika kehidupan yang dijalani terasa seperti beban.

Sungguh beruntung orang-orang beriman, dalam keadaan lapang ataupun sempit hatinya selalu lapang. Hatinya tentram, kesulitannya Allah mudahkan, kekurangannya Allah cukupkan. Masyaallah. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang beriman. Aamiin.

Depok, 24 Mei 2017

Hajiah M. Muhammad

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s