Menjadi hafizh qur’an adalah harapan setiap mu’min, sekalipun bersusah payah menjaganya, mengingatnya dan menyelami makna dalam peribadahan juga dalam tindak ucap dan perbuatan keseharian. Menjaga yang terjaga, menjadi penjaga al-qur’an yang sejatinya selalu terjaga.

“Sesungguhnya, Kami-lah yang menurunkan al-qur’an dan pasti Kami (pula) yang akan memeliharanya” (QS. Al-Hijr [15]:9)

Dari Abu Sa’id Al Khudri bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Rabb azza wa jalla berfirman, “Barangsiapa disibukan oleh al-qur’an dan berzikir untuk memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan berikan kepadanya sesuatu yang terbaik dari yang Aku berikan kepada orang-orang yang memohon”. Dan kelebihan al-qur’an  dari seluruh kalam bagaikan kelebihan Allah dari seluruh makhluk-Nya” (HR. Tirmidzi No. 2850)

**********

Sekitar tahun 2009, diajak seorang kawan untuk mengikuti kelas tahsin, kursus untuk memperbaiki bacaan qur’an. Berjalan dua semester, saya mundur. Tersebab gagal ujian di tingkat dua dan merasa sudah cukup segitu dulu belajarnya. Bacaan qur’an saya pun perlahan membaik, Alhamdulillah. Tapi ternyata hati saya menolak, menolak untuk berhenti hingga akhirnya saya mengulang dari level awal. Malu? Insyaallah tidak. Saya mesti keras kepala untuk belajar, kalau tidak akan selamanya terkubur kemalasan. Yup! Kemalasan itulah yang sebenarnya jadi kendala terbesar. Malas hadir pagi, karena kelas mulai jam 6. Gak pagi-pagi banget sih ya hahaha. Memang dasar malas ya jadi nyari-nyari alasan untuk bolos.

Sampai suatu hari, setelah rajin hadir tahsin meskipun selalu gagal ketika ujian dan harus mengulang level, saya tetap menjalaninya. Sambil sesekali memberanikan diri untuk setor hapalan. Kemana? Ke guru ngaji, atau teman yang sama-sama menghapal. Ba’da shubuh, atau ba’da ashar dan ba’da maghrib biasanya waktu untuk setoran. Pilih salah satunya, dan tiap pekan muroja’ah untuk memantapkan hapalan yang sudah disetorkan. Kesinambungan, keteguhan hati dan kesungguhan menjaga yang terjaga memang tidaklah mudah.

Apa yang mendorong keinginan kuat untuk menghapal qur’an? Mungkin ini salah satu jawabannya; Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Tidak boleh hasad kecuali kepada dua orang, yaitu orang yang dikaruniai (hapalan) qur’an oleh Allah lalu dia mengamalkannya, (membacanya) sepanjang siang dan malam hari; orang yang diberi harta oleh Allah lalu dia menginfakkannya pada waktu malam dan siang hari” (HR. Bukhari dan Muslim) (An Nawawi, Riyadhus Shalihin 997: 292). 

Atau dalam hadits lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Al-Qur`an datang pada hari Kiamat lalu berkata, ‘Wahai Rabb-ku, berilah dia perhiasan!’ Lalu dia (ahlul Qur`an) dipakaikan mahkota kemuliaan, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, tambahlah!’ Lalu dipakaikan kepadanya hiasan kemuliaan, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, berilah dia keridhaan-Mu!’ Lalu Dia meridhainya, lalu dikatakan kepadanya, ‘Bacalah dan naiklah!’ Ditambah setiap ayat satu kebaikan.” (HR. At Tirmidzi  No. 2915).

Alhamdulillah ada di lingkungan yang saling sibuk dengan Qur’an. Jadi terpacu untuk lebih dekat dan mesra dengan Qur’an. Kalaupun tidak ada lingkungan yang mendukung, artinya kita yang mendatangi tempat-tempat yang cinta Qur’an. Sekarang ini, sudah banyak lembaga tahsin untuk memperbaiki bacaan qur’an kita, lembaga tahfiz untuk mulai menghapal ayat-ayat cinta Allah. Dalam bacaan qur’an, seperti kita sedang berdiskusi dengan Allah. Menemukan jawaban dari segala bentuk pertanyaan, menemukan petunjuk dari segala kegamangan menentukan langkah menjalani kehidupan. Masyaallah. Allahummarhamna bil Qur’an.

Depok, 25 April 2017

Hajiah M. Muhammad

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s