Tak Kenal Henti

Hidup adalah proses belajar. Never stop to learn. Inilah ungkapan yang sejak beberapa tahun terakhir saya hujamkan ke dalam diri, hati, dan pikiran. Menyelaraskan pemahaman agar melahirkan sebaik-baik amalan sebagai bekal perjalanan pulang.

“Ketika orang tertidur kau terbangun, itulah susahnya. Ketika orang merampas kau membagi, itulah peliknya. Ketika orang menikmati kau menciptakan, itulah rumitnya. Ketika orang mengadu kau bertanggung jawab, itulah repotnya. Oleh karena itu, tidak banyak orang bersamamu disini, mendirikan imperium kebenaran“ ~KH. Rahmat Abdullah allahuyarham~

Bersyukurlah wahai saudaraku, jika saat ini dirimu ‘disibukan’ dengan beragam amanah yang diembankan. Saat kau harus cerdas membagi waktu antara amanah orang tua, amanah organisasi atau bahkan amanah perkuliahan. Menunaikan amanah-amanah itu dengan penuh perjuangan dan tak sedikit pengorbanan yang dikontribusikan. Bahkan, dalam satu waktu kau harus membuat keputusan manakah yang harus diprioritaskan? Sedangkan kesemuanya seolah berbenturan. Mata tak jua bisa terpejam saat malam, bukan sebab kantuk tak kunjung datang, akan tetapi ada tugas kuliah atau konsep kegiatan yang harus dipersiapkan. Dan esok pagi, saat kebanyakan orang masih lelap terpejam, kau telah kembali terjaga bermunajat di penghujung malam. Selepas shubuh menyisihkan sedikit waktu membantu pekerjaan ibu atau juga masih berjibaku dengan tumpukan buku.

Bersyukurlah wahai saudaraku, jika saat ini dirimu ‘disibukan’ dengan beragam amanah yang diembankan. Saat kau harus berbagi sedangkan dirimu pun tengah dalam keadaan tak cukup. Kau hanya ingin orang lain tersenyum hari ini. Subhanallah, begitulah kau mengajarkanku. Tetap membagi saat yang lain tak peduli. Tak peduli bagaimana orang lain yang mem-bully, tak henti untuk terus berbagi. Semoga Allah cukupkan segala yang kurang darimu, kini dan nanti.

Bersyukurlah wahai saudaraku, jika saat ini dirimu ‘disibukan’ dengan beragam amanah yang diembankan. Saat dahimu berkerut memikirkan problematika umat sedangkan yang lain seakan melarikan diri lantas menyalahkanmu atas peristiwa yang tak sesuai dengan keinginan mereka. Teruslah sibukan dirimu dengan kebaikan, tak usah hiraukan mereka yang sibuk menjatuhkan. Langkah harus semakin tegak, teruskan perjalanan, jangan surut walau selangkah. Tetaplah berkarya meski orang lain mencaci dan menghina. Sebab amalanmu tak butuh sanjung puji dari manusia, cukuplah Allah sebagai penilainya.

Bersyukurlah wahai saudaraku, jika saat ini kau ‘disibukan’ dengan berbagai cerita dari kawan perjuangan atau objek kebaikan. Lapangkan dadamu saat amarah mulai menguasa sebab kisah yang membuat hatimu tercekat. Lapangkan hatimu saat kau pun ingin didengar. Memang ada masa kau pun ingin bercerita, berbagi kisah meski orang lain hanya mendengarkannya. Namun saudaraku, dengan mendengar kita akan belajar lebih banyak. Belajar tentang kesabaran, kelapangan hati, kesetiakawanan, dan tak sedikit pelajaran yang dapat kita petik dari berbagai kisah yang mereka adukan. Senantiasa belajar menjadi pendengar yang baik, menjadi pembicara yang bijak.

Bersyukurlah wahai saudaraku, jika kini kau ‘disibukan’ dengan berbagai amanah yang diembankan. Saat amanah kawan perjuangan harus dirimu pula yang mengemban. Pastikan kau adalah satu dari satu orang yang bertahan dalam perjuangan kebaikan. Memang tak mudah berjalan disini, di jalan ini. Tak banyak orang bersamamu disini, membangun imperium kebenaran. Oleh karena itu, tetaplah bertahan dan bersiapsiagalah.

Takkan rugi orang yang berniaga dengan Allah, sebaik-baik penepat janji.

Hajiah M. Muhammad

Rabu, 5 Juni 2013/26 Rajab 1434 H

Kontemplasi

 

//

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s