Sederhana

Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu. Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu. Berjalan, duduk, dan tidurmu. Bahkan di tengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang kau cintai. (Alm. Rahmat Abdullah allahuyarhamhu)

Adakah diri telah mengungkapkan kecintaan pada dakwah ini? Jika lisan yang seringkali terkhilaf dalam ucap, semoga hati tak pernah mengingkari bahwa beginilah jalan ini, terjal, penuh aral melintang. Tak sedikit mereka yang terlempar atau mundur perlahan dari barisan dengan berbagai alasan yang disampaikan. Akan tetapi saudaraku, tidakkah kita ingin meneruskan perniagaan dengan Allah ini hingga akhir hayat di kandung badan?

Hai orang-orang yang beriman, maukah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.

(QS. Ash-Shaaf (61):10-11)

Saudaraku, arah tujuan kita jangan berubah. Langkah harus semakin tegak! Ada dimana kita saat ini? Saat jama’ah ini membutuhkan kesungguhan dan pengorbanan yang tak sedikit dari tiap insan yang mengaku beriman dan hendak membuktikan keimanannya. Ya, sebab amal adalah buah dari iman yang perlu diwujudkan. Iman tak sekedar di ujung lisan dan kita terlepas dari amanah untuk menunaikannya dalam bentuk amalan nyata!

Jika saat ini kau rasakan sepi, tetaplah dalam barisan. Kuatkan pijakan! Sebab jalan ini memang hanya dilalui oleh sedikit orang, namun pastikan kita ada di antara mereka yang sedikit itu! Jika saat ini kau rasakan lelah dan letih, tetaplah bertahan dalam barisan. Teguhkan keyakinan! Bahwa lelah dan letih dalam perjuangan takkan sia-sia, jika tak seorang pun melihatnya, yakinlah bahwa Allah tak pernah luput dari memperhatikan tiap detik waktu yang dilewati hambaNya. Jika saat ini kau rasakan berat dan sulit, sadarilah! Bahwa Allah takkan memberikanmu amanah yang melebihi kemampuan, bahwa setelah kesulitan Allah janjikan ada kemudahan. Yakinkan dirimu bahwa janji Allah adalah kepastian! Maka, jika kau rasakan sepi, lelah dan letih, senantiasalah bersamaNya, bersama orang-orang yang mengingatkanmu akan pertemuan indah denganNya, kelak saat rehat dari perjuangan, di jannah Allah ar-rahmaan.

Amanah yang saat ini tengah kita emban, tunaikan dengan segenap kesanggupan. Kerahkan segala yang telah Allah titipkan pada pundak-pundak lemah ini. Senantiasa perbaharui niat yang mungkin perlahan terkikis menghilag dan menyimpang. Tingkatkan amalan-amalan kebaikan yang nyata, tak sekedar kata!

Hajiah M. Muhammad

Sabtu, 18 Mei 2013/8 Rajab 1434 H

Kontemplasi

//

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s