Tentang Rindu

Bismillahirrahmaanirrahiim.

 

Hanya ingin sampaikan setulus rindu dan cinta untukmu mujahidah dakwah pilihan Allah. Senantiasa berkah dan ridhaNya membersamaimu selalu dan selamanya. Salam cinta 🙂

 

Teruntuk adik2ku sayang, ukhti2 shalihah rahimallah ‘alaykum..syukur di hati ini Allah telah pertemukan aku denganmu wahai putri2 syurga.  Duhai putri syurga, moga Allah menghimpun jiwa kita dalam lautan cintaNya, tiada kata seindah kata dalam doa, tiada rindu sesyahdu rindu karenaNya,jikalau ketikan kata ini baru mampu mengungkap sejumput kata hati,maka biarkan sisanya yg seisi bumi jadi untaian kata dalam sujud panjang diri. Teruslah merangkai cintaNya.

 

Rangkai kata sederhana tuk ungkap segenap makna di jiwa. Rabb.. Kau selalu mendidikku dengan beragam macam caraMu menyayangiku. Karuniakanku malaikat2 tanpa sayap yang mengingatkanku betapa segala sesuatunya Kau rancang indah tuk tiap episode kehidupanku. Allah..semaikan di hati2 kami, ketulusan mencintaiMu. Mencintai hal2 yang mendekatkan kami pada kecintaan yang Kau cinta.

 

Ukhti fillah rahimallah.., tahukah kau? Dalam doa dan sujud malamku, terbayang wajah syahdu nan teduh, yang kukenali itu adalah wajahmu. Adakah jua aku dalam doamu? Aku takkan pernah memaksamu tuk memperhatikanku, hanya satu pintaku..jangan pernah lelah tuk mengingatkan dan mendoakanku.

 

Ya Allah..sampaikan maafku untuk bidadari di bumi cintaMu yang tengah menanti jawaban dari segala ungkapan hatinya. Saudariku.., maafkan aku yang terkadang abai dari pesan2 cintamu. Jika ia tak kuasa menahan bendung butir cinta, yang mengalir deras, berderai…basuh membasahi wajah nan sederhana. Gantikan bulir cinta itu dengan senyuman yang bisa luluhkan seisi dunia. Senyuman penuh pancaran keimanan dari seorang malaikat yang tengah meniti jejak kebaikan.

 

Duhai putri syurga yang senantiasa mengalunkan asmaNya… Kata2 terangkai begitu indahnya, syahdu menelusup hangatkan qalbu yang dirundung rindu. Kata2 syurgawi, lantunan seorang bidadari yang senantiasa menangis  pilu dalam setiap sujud dan tilawahnya. Senantiasa muhasabah di penghujung lisannya. Dan oleh karena itu, Allah karuniakan ia kata2 indah penuh makna. Disampaikan dari hati pada hati2 yang ia tempatkan di lorong2 hatinya. Jazakumullah atas pesan cinta yang bulirkan tetes2 syahdu setiap membacany. Semoga Allah selalu melembutkan hati dan lisannya.

 

Kutitipkan peluk hangat cinta pada saudari2ku disana..shalihah rahimallah..aku tiada mampu penuhi pintamu, namun doaku mengalun lembut dalam dzikirku pada Dzat yang maha Kuasa atas segala.

 

Terima kasih Allah, karena telah anugerahkan mereka dalam kehidupanku. Berkahi mereka Ya Allah.  Mudahkan di tiap langkahnya. Gantikan setiap tetesan bulir cintanya dengan telaga syurgaMu. Jaga  selalu dalam naunganMu.

 

Salam rindu teriring lewat semilir angin, kuharapkan Allah senantiasa berkahi waktu yang telah, sedang dan akan kita lalui..miss u so much shalihah..salam cinta dan air mata rindu untukmu para bidadari syurga 🙂

 

Mohon maafkan di tiap khilaf lewat ucap dan sikap, mungkin kadang tersilap canda yang cela. Khilafku tanpa sengaja, jika memang ada, mohonlah aku dengan jiwa tiada daya bahwa kesempurnaan hanyalah milikNya. Dalam dekapan ukhuwah, tiada yang tiada tersalah. Karena aku, kamu, dia, dan mereka juga makhluk lemah. Jiwa kita memang tanpa daya, laa hawla walaa quwwata illa billah. Jika lelah, maknai sebagai syukur padaNya. Syukur nikmat mensyukurinya. Nikmat gerak raga atasNya. Moga Allah dekap erat lelahmu, hingga lelah ragamu buat jiwa kiat erat mendekapNya. Moga hatimu basah diguyur cintaNya, basah dengan kasihNya. Hingga subur pohon imanmu, manis buah iman di hatimu. Petik dan suapkan pada saudaramu.

 

Duhai jiwa2 yang merindu, semoga senantiasa Allah kokohkan iman di hatimu. Wahai diri2 yang senantiasa hidup cahaya iman di hatinya, aku menyayangimu karenaNya. Rabb…, berkahi dan ridhai ukhuwah kami, kekalkan hingga Kau pertemukan kembali di atas singgasana yang dicemburui para nabi dan syuhada. Jadikan kecintaan kami hanya dalam keimanan dan ketaatan padaMu.

 

Rabb…, sungguh kumerindu mereka yang kusayangi karenaMu. Sungguh aku merindu mereka yang hadir mewarnai kehidupanku meniti jalanMu. Rabb…, sungguh aku merindu mereka yang senantiasa mengingatkanku untuk tetap melangkah meski langkah ini mulai goyah. Kepada mereka yang senantiasa mengingatkanku betapa perjalanan ini memanglah tidak mudah, akan tetapi janjiNya sungguh indah. Rabb…, aku sungguh merindu mereka yang menemaniku meniti jalanMu, bersama melangkah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s