Sepucuk Surat Buat Adik

Bismillaah.

Semoga Allah menjagamu senantiasa…, dalam rahman dan rahiimNya. Shalihah…, aku sedang tak ingin banyak basa-basi. Aku hanya ingin sampaikan beberapa hal yang mungkin kau pun mengetahuinya atau kau pun merasakannya. Kadang, aku takut menyapamu. Aku takut sapaku mengganggumu. Aku takut pesan-pesanku mengusik indah harimu. Belum lagi segala ceritaku yang mungkin menambah penat lelahmu.

Shalihah…, aku pun takut. Takut ketika aku menambah sesak dan perih hatimu. Aku takut ketika ada goresan luka yang menjejak di lembut hatimu. Tapi, dari segala ketakutan itu. Hanya satu pinta padaNya, semoga hadirku menambah kecintaanmu, bukan untukku, ya.., untukNya dan hanya untukNya.

Kalau saja berandai-andai itu boleh, aku mengandaikan saat kau menangis, bahuku siap jika kau ingin sejenak bersandar dan melepas derai-derai. Kalau saja berandai-andai itu boleh, aku mengandaikan saat kau sepi, aku yang temani. Dan kalau saja berandai-andai itu boleh, aku mengandaikan dapat mendekapmu kala tangis pilu pecah dan membuncah. Tapi, dari semua pengandaian itu, satu yakinku. Allah mencukupkan segalanya untukmu. Ia yang menjadi sandaran hatimu. Ia pula yang menemanimu, bahkan selalu. Dan Ia pula yang mendekapmu, menghangatkan dingin malammu, meramaikan sepi harimu. Aku hanya ingin sampaikan ini kepadamu, semoga Allah berkenan memberi keridhaan bagimu, juga bagiku. Aku yang mencintaimu, karenaNya.

Teras masjid, 07:45.
Ahad, 17 Juni 2012/27 Rajab 1433 H
Semoga Allah merahmatimu, selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s