Pada Dua Jiwa

Dalam cinta, selalu luangkan waktu tuk dia yang berarti dalam hidupmu. Terlebih dengan mereka yang senantiasa ada, menyemangatimu atau sekedar mendengar ceritamu. Apatah lagi mereka yang tak pernah lupa mendoakanmu. Juga pada mereka yang tak kenal lelah memberikan perhatian dan kasih sayangnya untukmu. Mereka adalah dua insan yang aku sebut ayah dan ibu.

Duhai ayah ibu, inilah aku anakmu. Dalam doa dan sujud pada Rabbku, memohon agar Ia mengampuni segala dosa dan mengasihimu seperti kau mengasihiku. Tulus, tanpa pamrih. Teduh, tatap matamu. Betapa bahagia menatap kedua bola mata yang senantiasa basah linangan air mata mengharap kebaikan untukku.

Duhai ayah ibu, inilah aku anakmu. Dalam doa dan sujud pada Rabbku. Memohon agar Ia mengampuni dosa dan mengasihimu seperti kau mengasihiku. Mengharap butir-butir cintaNya terangkum dalam sapaku padamu, pada tiap keping kerinduanku. Oh Allah…, sampaikan permohonan maafku pada keduanya. Masih saja aku lupa mendoakan mereka, sedang mereka tiada luput mendoakanku. Masih saja aku lupa menyapa mereka, sedang mereka tiada luput tuk sekedar bertanya, ‘Kak, gimana kuliahnya?’. Atau sapa mereka di tengah tumpukan tugas kuliah dan sederet amanah, ‘Kak, jaga kesehatan. Istirahat yang cukup dan jaga pola makan’. Oh Allah…, betapa tak balas budi aku ini.

Duhai ayah ibu, inilah aku anakmu. Dalam doa dan sujud pada Rabbku. Memohon agar Ia mengampuni dosa dan mengasihimu seperti kau mengasihiku. Aku yang masih saja berkata kasar padamu, memohon Allah melembutkan hatiku agar tutur lembut kata yang terurai ketika berbicara denganmu, ayah dan ibu. Oh Allah…, betapa aku tak tahu malu. Masih saja tak menjalankan titahMu untuk berlemah lembut pada ayah dan ibu. Pada keduanya yang senantiasa bersabar mendengar suara yang lantang dari lisan ini. Mohon ampun Yaa Allah, jika aku masih saja menyakiti keduanya. Duhai ayah ibu, maafkan aku yang tak tahu malu. Sedang cinta kasihmu mengalir deras untukku selalu.

Duhai ayah ibu, inilah aku anakmu. Dalam doa dan sujud pada Rabbku. Memohon agar Ia mengampuni dosa dan mengasihimu seperti kau mengasihiku. Ragaku yang jauh, tak lantas jauh denganmu, oh ayah ibu. Hangat mendekap kala malam yang dingin mengingatimu. Lembut membelai kala sunyi malam yang pekat mengingatimu. Luluh, dan tak mampu membendung tangisku saat mengingati bagaimana perjuanganmu. Mendidikku, mengasihi dan mengalirkan cinta meski kita jauh. Tak henti aliran doa untukku anakmu. Dan kuyakin itu yang menguatkanku dan menyemangatiku kala kita jauh.

Duhai ayah ibu, inilah aku anakmu. Dalam doa dan sujud pada Rabbku. Memohon agar Ia mengampuni dan mengasihimu seperti kau mengasihiku. Di sini, di tempat ini, dimana aku menuntut ilmu sebagai baktiku padamu. Di sini, di tempat ini, dimana aku mengais keping-keping rupiah tuk sekedar uang saku. Kadang memaksaku tuk sejenak tak menanyakan kabarmu. Kadang memaksaku tuk mengabaikan pesan-pesan cintamu di layar handphone-ku. Dan pada akhirnya aku terkelu, menghukum diri dalam tangis yang dalam, dalam sujud dan doa di penghujung malam. Semoga Allah berkenan memaafkan dan masih memberi kesempatan bagiku tuk membalas tulus kasihmu, duhai ayah ibu.

Dalam lamunanku, dalam perenunganku. Aku hanya ingin membahagiakanmu, duhai ayah dan ibu. Di tiap jejak meniti jalan penuh liku, tertatih mewujudkan cita dan asa. Tak lebih untuk mengukir senyum di wajahmu yang mulai keriput dimakan usia. Saat aku ada di podium dalam bangunan megah itu dan kau menyaksikanku dalam haru. Duhai ayah ibu, inilah aku anakmu. Meminta doa dan restumu tuk tiap cita dan asa. Yakinku, ridhamu adalah ridhaNya. Jika sapamu tak terbalas, percayalah ayah…, percayalah ibu…, aku sangat mencintaimu lebih dari yang kau tahu. Duhai Allah, mampukan aku membahagiakan keduanya, dalam hidupnya, terlebih setelah kepulangan kepadaMu, Pemilik keduanya.

Bumi Cinta, 5 Mei 2012/13 Jumadil Akhir 1433 H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s