Kapan Pulang?

Bismillahirrahmaanirrahiim.

‘Kaaa..lg ap dsna?gmn kuliahnya?’
‘Alhamdulillah..masih sibuk dg tugas2 kuliah dan beberapa amanah di kampus’
‘Kapan kakak balik? Ibu kangen..’
‘………’, *speechless*

‘Ya Allah..sudah berapa lama aku tak menyapa ibu nan jauh di sana? Bahkan sapaan lembutnya pun acap kali terabaikan..’, lirih dalam penyesalan

Pesan singkat dari ibu kubaca lagi, ‘Kapan kakak balik? Ibu kangen…’. Dan coba kukuatkan hati tuk menjawabnya, menekan angka-angka di keypad handphoneku.

‘Assalamu’alaykum.., Ibu..’, rasanya tubuhku semakin lemas, tak kuasa.
‘Wa’alaykumsalam warahmatullah..kakaaa..alhamdulillah Ya Allah..’, suara Ibu terdengar begitu syahdu, menentramkan pikir yang sedang penat dg tugas-tugas perkuliahan.

Kuhela nafas lebih panjang.. ‘Maafin kakak ya Bu..jarang kasih kabar ke rumah’,
‘Gpp ka..yg pnting kakak sehat di sana’, suara itu semakin meruntuhkan bendungan air mataku.
‘Oya ka.., liburan semester ini kakak pulang kan? Nanti ibu masakin tempe bacem kesukaan ka.. Bapak juga udah siapin hadiah buat IPK kakak..’, Ya Allah..kata-katanya semakin membuatku rindu dan menyesal. Mengapa selama ini tidak mempedulikan sapaan cinta mereka. Ibu Bapak nan jauh di sana.

Aku masih terdiam, kelu. Dan…, ‘Ibu..ka juga kangen Ibu, kangen Bapak.. Ade..dan kangen dg sekitar rumah, tapi sepertinya liburan semester ini pun kakak belum bisa pulang’.

Suara riang di sana terdengar mulai melemah, ‘Semester ganjil kemarin kakak ga pulang, sekarang masa ga pulang lagi kak? Ga kangen ya sama masakan Ibu?’

Tambah deras air mata yang berderai. ‘Bukan gitu Bu..tapi semster ini kakak udah dapet panggilan kerja tuk isi liburan. Di kampus juga masih banyak amanah yang belum ditunaikan’.

Aku tak sanggup membayangkan bagaimana keadaan Ibu saat aku mengatakan hal itu.

Dan di seberang sana terdengar isak tangis.

‘Ibu..kakak janji, kalo ada waktu luang..ka pasti pulang’, kuberanikan diri mengatakan hal yang aku pun tak tahu apakah mampu tuk lakukan.

‘Gpp ka.. Ibu ngerti kok..’, nada suara Ibu semakin lirih.

‘Kalo kakak sempet aj pulangnya. Baik-baik di sana ya ka.. Titip rindu dan cinta buat anak Ibu tersayang..’,,,
‘Kakak sayang Ibu…’

Ya Allah..terima kasih Kau karuniakan aku terlahir dari rahim seorang ibu yang hebat. Jaga ia selalu dalam kasih dan sayangMu. Lindungi ia selalu dalam dekap hangat cintaMu.

Bumi cinta, 1 Juni 2011

Advertisements

2 thoughts on “Kapan Pulang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s