Mushallahku Sayang, Mushallahku Malang

Bismillaah.

Akan ku coba memulainya, menuangkan kembali apa-apa yang kudapatkan. Setidaknya, tentang sekelumit pikiran yang melintas dalam benak. Bertutur tentang kepemahaman yang akan kusampaikan. Tentang sebuah persoalan yang kerap ditemui di pusat perbelanjaan dan menimbulkan tanya, ‘Kenapa tempat ibadah di pusat-pusat perbelanjaan kurang layak?’. Atau bisa dikatakan tidak layak. Mari kita kaji.

Pernah mampir ke mushallah PIM? Atau cuma jalan-jalan ‘cuci mata’? Coba bandingkan dengan kemegahan PIM dengan ukuran mushallahnya. Pernah ke mushallah di Points Square (Lebak Bulus)? Atau cuma hang-out di O La La-nya? Coba deh ke lantai 3, satu tingkat bareng toko-toko perlengkapan komputer. Tengok gimana keadaan mushallahnya. Atau buat yang pernah ke Citos. Udah pernah tau kabar mushallah disana? Saya belum. Kenapa? Ke Citos aja cuma lewat kalo naik angkutan umum 😀 Buat yang pernah ke Mangga Dua (Harco),,itu lhooo..yang di seberang ITC Mangga Dua. Hmm…, mushallahnya ada di basement. Percaya gak percaya, mushallah yang ada di basement itu mempengaruhi konsentrasi ketika shalat lhoo..

Tapi kondisi berbeda bisa saya dapati di Blok M Square, alhamdulillaah. Nyaman. Luas. Letaknya yang menurut saya kurang pas, karena masih ‘tersembunyi’. But, it’s never mind. Setidaknya, orang yang punya itu pusat perbelanjaan masih memikirkan lahan yang layak buat tempat ibadah. *applause*. Atau kawan-kawan ada yang sering ke Bintaro Plaza? Nah, itu juga lumayan mushallahnya. Saya termasuk yang sering berkunjung ke mushallah BinPlaz, karena mungkin lokasinya yang gak jauh dari rumah :p hihihihi..

Siapa tau nama pusat perbelanjaan di bilangan Kuningan (Jakarta Selatan)? Apa haayyooo??? Yup, Ambassador. Kalo mau ambil wudhu di janitor -,-. Alhasil, kudu ambil di wastafel buat wudhu, karena di janitor itu laki-perempuan dicampur tempat wudhunya T.T

Mirisnya lagi di Ratu Plaza, semasa saya kerja di sana, kalo mau shalat itu di tangga darurat!!! Woy…itu gedung gede banget !!! Masa, mushallah kecil aja gak ada? *astaghfirullah*. Tapi sebenernya ada lahan yang biasa dipakai buat shalat jum’at kaum adam, itu pun mengenaskan 😦 karena ada di basement. Ugh!

Pada beberapa kesempatan ‘berkunjung’ ke mall di sekitaran Jakarta Selatan, hampir semuanya *yang saya kunjungi :D* mushallahnya imut banget -,-. Belum lagi positioning-nya yang gak banget !!! Ada di sudut mall dan itu pun terpencil *masyaaLlah*. Sederhananya begini, jika rumah yang megah dengan fasilitas serba mewah. Apakah akan nyaman jika di dalamnya sepi dari tilawah? Apakah akan tenang jika di dalamnya sunyi dari cahaya Allah yang terang?

Koreksi buat saudaraku sekalian yang mau bangun pusat perbelanjaan. Saya mohon, pertimbangkan kelayakan tempat ibadah. Katanya toleransi umat beragama, kalo gitu ya berikanlah tempat yang layak bagi kami yang ingin menunaikan shalat ketika ‘mampir’ di mall atau pusat perbelanjaan lainnya.

Apa saja yang perlu dipertimbangkan? Apakah cukup lokasi dan ukuran mushallah? Anggap saja sederhananya begitu. Dan satu hal lagi adalah tentang kebersihan. Bukankan kebersihan sebagian dari iman? Apalagi tempat ibadah. Kalo yang ini tugas kita semua. Mau pengelola mall atau OB atau sebatas pengunjung. Buat pengelola gedung, hal kebersihan biasanya sangat diperhatikan sebagai pencitraan dari tim pengelola. Apalagi OB, mereka udah bekerja keras membersihkan dan menjalankan amanahnya dengan baik. Selanjutnya? Sebagai pengunjung juga kudu berpartisipasi menjaga kebersihan. Kalo abis shalat, bolehlah tengok-tengok sekitar. Siapa tau ada lembaran seratus ribuan. Eh? Eheheh.. 😀

Hajiah M. Muhammad//@hajiahjiah
Go Muslim Scholar 🙂
Member of Circle of Study and Research Qur’an

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s